Saturday, 24 June 2017

Kami Akan Tetap Kuat


Kontak menyampaikan isi buletin Al Islam
Menyapa tiga orang remaja yang sedang berbincang :
Me : Assalamu’alaikum, mengganggu sebentar ya?
FZ  : Wa’alaikum salam. Eh..Bu Nur, bagaimana kabarnya /
Me : Alhamdulillah baik (sambil berpikir keras, siapa ya?)
FZ : Masih ingat kan Bu?
Me : Masih (kembali mengingat-ingat), FZ kan. Ingatlah… ga mungkin lupa sama murid (akhirnya ingat, Alhamdulillah)
FZ beserta dua temannya setelah lulus dari MI mondok, tidak terlalu mengikuti info dunia luar, bisa dibilang tipe hanif,yang penting baik, dari syariat ya ngikut saja. Tentang HTI saja tidak tau apalagi heboh beritanya. Ya sudah, hanya sedikit mengenalkan tentang apa yang didakwahkan Islam, melanjutkan kehidupan Islam, menerapkan syariat, menerapkan Alquran dalam kehidupan.

Terlanjur GeEr merasa semua orang ngomongin  HTI, tapi dengan pengumuman dari pemerintah yang berencana membubarkan HTI salah satu hikmahnya adalah kami semakin termotivasi untuk mengenalkan aktivitas HTI, tak kenal maka tak sayang. Kasihan orang-orang yang tak mengenal HTI tapi menyebar berita yang tidak benar. Maka sebelum umat terjebak pada informasi salah dari orang-orang yang berniat tidak baik, mengenalkan HTI semakin massif dilakukan.

Menemui 2 orang yang sedang ambil foto salah satu tanaman. Kali ini tidak GeEr dan tidak todepoin. Basa-basi dulu.
Me : Sudah tau mbak yang difoto pohon apa ?
Girl 1 : Belum tau, apa ya? Buahnya besar-besar, seperti jeruk Bali. Tapi apa ya namanya?
Girl 2 : Buah Maja kan ?
Me : Betul, kalo orang Jawa menyebutnya Mojo. Asli mana mbak?
Girl 1 : Tangerang
Girl 2 : Tulungagung
Me : Bla..bla… sedikit cerita tentang buah mojo dan asal-usul Mojopahit.
Me : Btw, ga pulkan nih ?
Girl 1 & 2 : Insya Allah besok, hari ini program terakhir.
Me : Oww, gitu ya. Sebelum pulang boleh donk kasih buletin Al Islam ? Diterbitkan oleh HTI. Tahu HTI?
Girl 1 : Iya, tau itu kan yang awalnya pembubaran kajian Ustadz di Malang ?
Girl 2 : He..he.. ga tau HTI.
Me : Oh.. itu ustadz Felix.
Girl 1 : Iya, padahal kan kajiannya bagus ya? Kurang kerjaan saja
Me : Kalo pembubaran HTI sepakat ga ?
Girl 1 : Ya enggaklah… dakwah kok dilarang
Me : Bla..bla… closing. Ya sudah, terima kasih ya, sudah mau ngobrol, buletinnya disimpan baik-baik ya, ada ayat al qurannya
Girl 1 & 2 : Ok, mbak. Sama-sama.

Alhamdulillah, dukungan dari umat semakin menguat.

Di masjid habis jamaah, tiba-tiba ada yang menepuk pundak.
Ibu : He…piya kabare HTI ?
Me : (Lumayan kaget) Alhamdulillah, tasih ngarep barokah, semoga pemerintah berubah pikiran. Terus berdoa di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Ibu : Ojo khawatir, pemerintah kudune ga wani mbubarne. Sing gawe goro-goro yo XX ( menyebut inisial jendral polisi yang pernah heboh dg rekening gendut)
Me : Lho mboten YY to ? Kan pimpinannya
Ibu : Halah podho ga nggenahe. Bla..bla.. cerita tentang keluarga XX yang ternyata istrinya masih ada hubungan kerabat dengan beliau.
Me : Ooo…ngoten nggih ? (Mung plonga-plongo )
Dan cari-cari tentang profil XX, dan pernah baca juga tulisan tentang dua matahari di kepolisian. Mereka punya kepentingan masing-masing. Mereka akan bersatu selama kepentingannya sama, dan mereka pun kelak akan bermusuhan ketika ada beda kepentingan, persatuan musuh Islam itu semu.


Dan akhirnya Ramadan berakhir. Setelah sepuluh hari terakhir kemarin doa dan dzikir terus dilantunkan, agar orang-orang dzalim sibuk dengan sesama orang dzalim.

Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang dzalim agar mendapat kejahatan dari orang dzalim lainnya, selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan berikanlah sholawat kepada seluruh keluarga Nabi serta para sahabat beliau.
Dan cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik penolong

Dengan asma Allah Yang Maha Pencipta dan Maha Besar, tiada daya bagi makhluq. Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Hidup dan Yang Berdiri Sendiri. Sungguh rugi orang yang melakukan kedzaliman.

Doa memang tidak selalu dikabulkan sesuai keinginan. Namun masih ada kemungkinan digantikan dengan kebaikan lain dan dihindarkan dari keburukan, juga masih ada kemungkinan dikabulkan di akhirat kelak, yang pasti doa adalah ibadah, tidak akan pernah sia-sia apapun hasilnya.

Ramadan memang sudah berakhir, namun semangat dan keyakinan terhadap janji Allah akan kemenangan Islam dan tegaknya khilafah akan terus terjaga, perjuangannya pun akan semakin menguat.


Pare, 24 Juni 2017