Tuesday, 21 March 2017

Terus Saja Mengingatkan



Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta (Surat Thaha ayat 124)
Jangan menyepelekan sebuah peringatan

Sekitar sepuluh menit pertama naik ke atas kereta, menjelang keberangkatan kereta secara berulang diingatkan :
Nama kereta
Jam berangkat
Stasiun akhir
Stasiun yang akan disinggahi
Larangan merokok di seluruh bagian kereta disertai informasi sanksi jika melanggar
Peringatan keras agar tidak membawa narkotika disertai informasi sanksi jika melanggar
Memastikan membawa tiket
Mengingatkan jika memiliki kode booking ganda
Mengingatkan ketika hendak memasuki stasiun transit, mengingatkan agar tidak ada brang yang ketinggalan.
Semua informasi disampaikan dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Semua informasi diakhiri dengan ucapan : terimakasih.
Mungkin untuk yang lagi pusing tujuh keliling, ingin tidur saja, pengulangan informasi yang terus menerus dan terdengar keras terasa mengganggu, namun bagaimana pun juga cara ini lumayan efektif, agar semua penumpang benar-benar mendengar informasi yang diberikan. Memastikan bahwa penumpang tidak salah naik. Memastikan perjalanan lancar. Terlepas para penumpangnya tidak semuanya mendengar dengan seksama. Kewajiban penyedia jasa layanan untuk memberikan informasi yang menyeluruh setidaknya sudah terlaksana.
Memang begitulah seharusnya, peringatan dalam rangka terlaksananya sebuah kebaikan terus disampaikan. Menyampaikan informasi secara menyeluruh, tidak setengah-setengah.

Begitu pula dalam dakwah menyampaikan Islam dan syariah. Islam datang untuk membawa kebaikan, Islam datang untuk memberi rahmat. Syariah diberikan untuk mengantarkan pada kemaslahatan. Menyampaikan dan mendakwahkan Islam berarti menyampaikan kebaikan. Kebaikan untuk diri sendiri dan kebaikan untuk seluruh umat manusia.
Jadi teruslah mengingatkan

Trip to Yogya, 21 Maret 2017